jump to navigation

January 4, 2010

Posted by noorzaza in Artikel.
Tags: ,
trackback

Mesti dinote niyy… soalnyaa pengen ahnaf pas umur 2 tahun udah lancar membaca… hehehe… kalo sekarang siy… cuma bisa nunjuk gambar ajah… en ngerobekin buku-bukunya… cuma gpp deee… membiasakan anak dengan buku…

Oktober 2009

Mengingat perbendaharaan kosakata yang dikuasai batita mulai banyak, buku-buku yang bisa dibacanya pun makin bervariasi. Buku seperti apa sih yang mereka minati? Lantas bagaimana respon si batita saat Anda membacakannya cerita? Ini perlu diketahui agar Anda bisa lebih aware pada kemampuan dan minat baca si kecil!

Usia 12-24 bulan
Karena rasa keingintahuannya masih besar, tak jarang buku-buku yang disodorkan kepadanya coba dimasukkan ke dalam mulutnya atau menjadi robek. Sebaiknya berikan buku-buku yang terbuat dari kertas papan agar tidak mudah robek dan mudah dibersihkan atau bahan kain yang aman buat si kecil.

Si kecil lebih antusias jika Anda memberikan buku-buku bacaan berbentuk flip flop dan berisi banyak gambar seperti tokoh-tokoh kartun yang disukainya.

Batita Anda mungkin belum mengerti apa itu huruf, angka atau bentuk-bentuk geometris dasar. Tapi untuk merangsang rasa ingin tahunya, takada salahnya Anda mengenalkan kepadanya dengan perlahan-lahan. Ingat, tidak harus ada waktu khusus untuk membaca. Sebaiknya, buatlah suasana yang menyenangkan agar si batita tidak mudah bosan.

Usia 24-36 bulan
Pada usia tersebut, anak mulai bisa mengasosiasikan sesuatu dengan “membaca” bentuknya. Contoh : mengasosiasikan gambar bebek dengan tulisan “bebek”di lembar yang sama. Dia pun dengan cepat mengenali nama restoran cepat saji hanya dengan melihat lambangnya. Disini, anak sudah bisa membaca gambar atau lambang atau simbol. Sebaiknya, berikan buku bergambar lengkap dengan keterangan nama di bawahnya untuk merangsang anak membaca gambar atau tulisan.
Untuk menarik minat membacanya, sediakan buku-buku seperti puzzle, tentunya dengan potongan yang besar-besar dan warna-warna yang menarik. Anda dan si kecil pun bisa bermain tebak-tebakan kata, gambar atau angka. Sediakan pula buku-buku dengan cerita-cerita yang pendek-pendek dan mudah dipahami. Bila si batita mulai terlihat bosan saat dibacakan buku-buku cerita atau saat bermain dengan gambar dan tulisan, sebaiknya segera hentikan. Jangan Anda paksakan.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: