jump to navigation

Aku Mau Mainan Ma… December 15, 2009

Posted by noorzaza in Artikel, Balita.
Tags: ,
trackback

Yah… maklum dee… punya 2 anak batita ituuu… rasanya pengeennnn aja ngebeli toko mainan ^_^… dari mulai sepeda… mobil-mobilan… soft book… gantungan… baby gym… segala macem deee… apalagi… tau sendiri de… mainan sekarang itu bervariasinya kayak gimana… aduh… bener-bener bikin mupeng deeee…

Cumaa… ternyata… tiap mainan itu ada batas umurnya lhooo… jadiii… biar ga salah beli niyyy… jadiii… mainan buat umur 5 tahun… udah kita kasih ke anak yang umur 1 tahun… mending deee… kalo bisa dimainin… kalo ternyata malah mesti masuk kotak mainan en malah rusak bagian-bagiannya… kan buang duit tuh…😀

Di bawah cuplikan artikelnyaa yaaa…

Juli 2009

Mainan Tepat agar Selamat

Memilih jenis mainan yang tepat bagi bayi Anda adalah hal paling penting agar si kecil gembira dan aman tentunya. Mainan bayi umumnya terbuat dari material lembut dan plastik murni untuk meminimalkan kemungkinan tergores, iritasi dan abrasi kulit bayi yang lembut

Mainan tersebut umumnya berwarna cerah dan kontras agar bisa ‘mencuri perhatian bayi’. Banyak mainan bayi menghasilkan suara sederhana untuk menarik perhatian anak kecil. Mainan yang dibuat untuk digigit juga banyak tersedia untuk membantu proses pertumbuhan gigi bayi.

Nah, sebelum memutuskan untuk membeli mainan, ingatlah beberapa standar keamanan berikut ini untuk menjamin keselamatan bayi anda

  1. Bahan baku mainan tidak boleh menyebabkan iritasi atau luka pada bayi
  2. Mainan tidak boleh memiliki bagian-bagian yang bisa dipisah-pisahkan yang bisa tertelan oleh bayi.
  3. Bahan baku mainan tidak mengandung bahan penyebab kanker (karsiogenik)
  4. Mainan sebaiknya bisa dicuci untuk menjamin kebersihan
  5. Mainan sebaiknya merupakan produk perusahaan yang sudah mapan

Pilih-pilih Mainan

Saat memilih mainan kita harus menyesuaikan dengan umur bayi. Mengapa? Bayi berusia 0 sampai 12 bulan melewati berbagai tahapan yang membutuhkan mainan sesuai perkembangan usia mereka. Pada usia ini si kecil membutuhkan mainan yang mengasah kemampuan sensori motornya, yaitu : keseimbangan, penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, rasa, dan raba. Namun, mengingat kemampuan yang masih sangat terbatas, usia 0-12 bulan terbatas pada satu jenis sensori saja. Misalnya nih, saat kita mengenalkan warna, kita hanya akan mengasah penglihatannya saja. Ini dikarenakan si kecil belum mampu berintegrasi dengan kemampuan yang lain. Namun, seiring bertambahnya usia si kecil, kemampuan integrasinya akan semakin kompleks, sehingga kita dapat menambahkan kemampuan lain seperti kemampuan verbal atau kemampuan fisik.

Berikut adalah beberapa tahapan bayi yang perlu kita perhatikan saaat memilih mainan untuk si kecil:

0-1 Bulan : Inderanya masih sangat terbatas, ia akan lebih menyukai mainan dengan warna kontras yang cerah. Bunyi-bunyian dan mainan yang lembut akan lebih mereka sukai.

1-3 Bulan : Sedikit lebih dewasa dengan kemampuan motorik, bayi akan lebih menyukai mainan yang bisa dipegang dan dimainkan. Mainan plastik yang elastis dan bisa dibengkokkan atau elastis dengan bagian-bagian yang bisa digerakkan akan lebih mereka sukai.

3-6 Bulan : Saat ini, bayi mulai tumbuh gigi jadi dunia menjadi tempat menyenangkan untuk digigit-gigit! Mainan yang bisa dikunyah berbahan plastik atau karet (tidak terlalu kecil karena bisa tertelan), balok-balok dengan aneka warna dan mainan dengan beragam suara adalah mainan yang paling baik untuk menarik perhatian bayi.

6-9 Bulan : Pada umur ini, bayi umumnya mulai duduk dan merangkak. Jadi bola-bola berwarna dan mainan yang bisa bergerak yang akan merangsang bayi untuk mengejarnya adalah mainan yang bisa dibeli.

9-12 Bulan : Sekarang bayi sudah bisa bergerak maju dan dengan segala upaya meraih apa saja untuk membantunya berdiri dan mengeksplorasi sekitar.

Ayo Mainkan!

Memainkan mainan juga akan membantu bayi mengasah kemampuan motorik kasar mereka. Apa yang dapat Anda lakukan?

  • 1 Bulan : Gantunglah benda-benda yang bisa bergerak di atas tempat tidurnya, mainan binatang atau apa saja. Ketika dia bermain di atas karpet di lantai, gantung juga mainan miliknya. Mainan yang bisa bergerak dan mengeluarkan musik sangat tepat untuk si kecil
  • 2 Bulan : Pegangkan mainan bunyi-bunyian yang lembut dan buat dia gembira dengan berbagai variasi suara. Jangan lupa, saat ini si kecil juga menyukai cermin.
  • 3 Bulan : Berilah dia mainan yang jika diremas mengeluarkan berbagai suara binatang.
  • 4 Bulan : Bayi sudah bisa duduk. Perkenalkan buku pada bayi. Balikkan dan bacakan huruf-huruf yang tercetak besar keras-keras. Bayi juga mampu mengambil mainan dan melemparnya.
  • 5 Bulan : Mainan yang bisa menggelinding dan berbunyi akan merangsang bayi
  • 6-12 Bulan : Bayi mulai merangkak. Mainan mobil dan kereta api yang bisa bergerak akan mendorongnya aktif bermain. Saat ini si kecil belajar mengumpulkan mainan. Ini akan mempertajam kemampuan motoriknya dan akan membuat dia memahami bentuk, warna, dan ukuran.

Yang terpenting bagi orangtua adalah memandu dan menemani si kecil bermain. Berikan pujian saat ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya. Ingatlah untuk tidak memaksa jika si kecil belum siap bermain karena waktu bermain adalah saatnya untuk bersenang-senang. Setuju bukan?

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: