jump to navigation

Sebelum Membawa Pulang Obat… December 13, 2009

Posted by noorzaza in Artikel.
Tags:
trackback

Pengalaman siy… selama ini… kita tuh selalu he eh aja sama obat yang dibawa dokter… padahalll sedikitnya kita tuh mesti tau sedikit lho… biar ga diboongin mulu ^_^…

Pernah niyyy… pas aku sakit cacar air… dibawa ke dokter kulit… ehhh… cuma dikasiy vitamin en salep anti bakteri… lahhh… setau aku… cacar air kan gara-gara viruss… masa dikasihnya salep anti bakteri… bukannya itu sama aja kayak sakit flu dikasih obat panu… ga nyambung doonggg…

Jadiii… setidaknya niy ya… meskipun aku bukan orang yang ngerti tentang kedokteran… tapi minimal sedikit tahu buat bekal untuk menggali informasi lebih dalam… en meminimalisasi kesalahan obat gara-gara dokter yang kurang teliti memberi obat…

Truss… kalo ternyata dokternya malah bete gara-gara kita terlalu banyak bertanya… hmmm… mending cari dokter lain aja deee… inget lhoo… taruhannya bukan cuma rasa ga enak dibetein sama dokter lhoo… tapiii menyangkut masalah kesehatan dan nyawa kitaa tuh…

Nah… di bawah ini cuplikan artikelnya yaaa…

Parents Guide Mei 2009

  1. Tanyakan diagnosis penyakit dalam istilah kedokteran, supaya anda bisa mencari tambahan informasi yang akurat
  2. Minta penjelasan mengenai apa penyebab penyakit, apa yang harus dilakukan, mengapa harus dilekaukan, kapan harus cemas, dan sebagainya
  3. Beritahu dokter bila sedang mengonsumsi obat lain, menderita suatu penyakit, mengonsumsi produk herbal, suplemen atau sedang menjalani terapi lain. Semuanya bisa saja berinteraksi dengan obat yang akan diberikan dokter.
  4. Saat dokter memberi resep, perhatikan tulisannya. Bila sulit dibaca, minta dengan sopan agar dokter menjelaskan obat yang dianjurkan tersebut satu per satu untuk mengetahui apakah anda memang memerlukan obat tersebut, apa kandungan aktifnya, bagaimana mekanisme kerjanya, indikasi dan kontra indikasi, serta efek samping dan cara mencegahnya.
  5. Hitung jumlah obat yang diresepkan dokter, termasuk jumlah yang ada di dalam puyer. Tanyakanlah apa saja obatnya.
  6. Bila perlu, konsultasikan lagi isi resep tersebut pada apoteker. Simpan resep tersebut setelah dtebus. Memiliki kopi resep sangat bermanfaat bilamana terjadi reaksi alergi atau efek samping obat.
  7. Sebelum periksa ke dokter, carilah informasi dari internet, koran, buku, dan majalah mengenai gejala penyakit yang diderita. Catat hal-hal penting. Di sana, anda bisa berdiskusi dengan membahas infornasu tersebut.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: